Jumat, 06 Desember 2013

Keutamaan Wudhu

Keutamaan Wudhu

Dari Hammam bin Munabbih bahwa dia mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

لَا تُقْبَلُ صَلَاةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ. قَالَ رَجُلٌ مِنْ حَضْرَمَوْتَ: مَا الْحَدَثُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ؟ قَالَ: فُسَاءٌ أَوْ ضُرَاطٌ

 
“Tidak akan diterima shalat seseorang yang berhadats hingga dia berwudhu.” Seorang laki-laki dari Hadhramaut bertanya, “Apa yang dimaksud dengan hadats wahai Abu Hurairah?” Abu Hurairah menjawab, “Kentut baik dengan suara atau tidak.” (HR. Al-Bukhari no. 135 dan Muslim no. )
Dari Abu Hurairah -radhiallahu anhu- dari Nabi -alaihishshalatu wassalam- beliau bersabda:

إِنَّ أُمَّتِي يُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ آثَارِ الْوُضُوءِ فَمَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْ  
“Sesungguhnya umatku akan dihadirkan pada hari kiamat dengan wajah, tangan, dan kaki yang bercahaya karena bekas-bekas wudhu mereka. Karenanya barangsiapa di antara kalian yang bisa memperpanjang cahayanya maka hendaklah dia lakukan.” (HR. Al-Bukhari no. 136 dan Muslim no. 246)

Asal makna ghurrah adalah bulu putih pada kepala kuda yang berbulu hitam, dan makna at-tahjil adalah bulu putih pada kaki-kaki kuda yang berbulu hitam.
Makna memperpanjang wudhu adalah mengusahakan agar dirinya selalu di atas thaharah dengan cara selalu berwudhu setiap kali wudhunya batal walaupun tidak sedang akan shalat. Bukan maknanya menambah bagian tubuh yang dicuci melebihi apa yang ditetapkan oleh syariat.
Dari Utsman bin Affan  dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ خَرَجَتْ خَطَايَاهُ مِنْ جَسَدِهِ حَتَّى تَخْرُجَ مِنْ تَحْتِ أَظْفَارِهِ  
“Barangsiapa yang berwudhu lalu membaguskan wudhunya, niscaya kesalahan-kesalahannya keluar dari badannya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya.” (HR. Muslim no. 245)
Maksud memperbaiki wudhu adalah mengerjakannya secara sempurna (mencakup rukun, wajib, dan sunnah wudhu) sesuai dengan petunjuk Nabi -alaihishshalatu wassalam-.
Dari Utsman bin Affan  bahwa beliau mendengar Nabi -alaihishshalatu wassalam- bersabda:

مَنْ تَوَضَّأَ هَكَذَا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَكَانَتْ صَلَاتُهُ وَمَشْيُهُ إِلَى الْمَسْجِدِ نَافِلَةً
 
“Barangsiapa berwudhu demikian niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Sedangkan shalat dan berjalannya dia ke masjid adalah dihitung sebagai amalan sunnah.” (HR. Muslim no. 228)
Dari Abu Hurairah  bahwa Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟ قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ: إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ, فَذَلِكُمْ الرِّبَاطُ
 
“Maukah kalian aku tunjukkan atas sesuatu yang dengannya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahan dan mengangkat derajat?” Mereka menjawab, “Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Menyempurnakan wudhu pada keadaan yang dibenci (seperti pada keadaan yang sangat dingin, pent.), banyak berjalan ke masjid, dan menunggu shalat berikutnya setelah shalat. Maka itulah ribath, itulah ribath.” (HR. Muslim no. 251)

Ribath adalah amalan berjaga di daerah perbatasan antara daerah kaum muslimin dengan daerah musuh. Maksudnya pahalanya disamakan dengan pahala orang yang melakukan ribath.



Penjelasan ringkas:

Wudhu termasuk dari amalan yang paling utama lagi mulia, dan cukuplah yang menunjukkan dalil akan keutamaannya adalah bahwa dia merupakan syarat syah shalat yang merupakan tiang agama dan rukun Islam terpenting setelah syahadah. Karenanya barangsiapa yang mengerjakan shalat tanpa wudhu (bagi yang berhadats kecil) maka shalatnya tidak syah dan dia telah terjatuh ke dalam dosa besar, bahkan Al-Hanafiah menghukumi kafirnya orang yang shalat tanpa thaharah karena dianggap mempermainkan shalat, walaupun pendapat ini adalah pendapat yang lemah.
Di antara keutamaan wudhu yang tersebut di atas adalah:

a.    Orang yang berwudhu akan mendapatkan cahaya pada wajah, kedua tangan, dan kedua kakinya dengan sebab dia mencuci wajah, kedua tangan, dan kedua kakinya dalam berwudhu.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiah menyatakan bahwa cahaya ini hanya dimiliki oleh umat Muhammad  karena wudhu merupakan keistimewaan umat ini yang tidak diberikan kepada umat selainnya. Walaupun dalam hal ini -yakni: Apakah wudhu ini disyariatkan pada umat sebelumnya atau tidak- ada perbedaan pendapat di kalangan ulama.
Adapun bagi kaum muslimin yang meninggal dalam keadaan belum sempat berwudhu maka dia tidak akan mendapatkan cahaya ini, hanya saja dia tetap akan dikenali oleh Nabi -alaihishshalatu wassalam- sebagai umat beliau akan tetapi dengan tanda yang lain.

b.    Jika dia menyempurnakan wudhunya maka dosa-dosa yang diperbuat oleh anggota wudhunya akan keluar (terhapus) bersamaan dengan keluarnya tetesan air wudhunya -sebagaimana yang ditunjukkan dalam riwayat yang lain-. Karenanya disunnahkan untuk tidak menyeka air wudhu dengan kain  karena hal itu akan menghilangkan tetesan wudhu.

c.    Barangsiapa yang berwudhu dengan seperti yang Nabi -alaihishshalatu wassalam- ajarkan maka akan diampuni semua dosanya yang telah berlalu. Maksudnya adalah dosa-dosa kecil, karena para ulama menyatakan bahwa dosa besar hanya bisa terhapus dengan taubat dan istighfar.

d.    Setiap langkah kakinya ke masjid akan dihitung sebagai amalan sunnah. Demikian pula shalat (sunnah wudhu) yang dia lakukan setelahnya. Karenanya disunnahkan untuk berjalan kaki ke masjid selama masih memungkinkan dan tidak menaiki kendaraan, demikian pula disunnahkan untuk mengerjakan shalat sunnah wudhu.

e.    Orang yang berwudhu dalam keadaan dingin yang sangat akan diangkat derajatnya oleh Allah dihapuskan dosa-dosanya dan pahalanya bagaikan dia tengah berjihad di jalan Allah. Pahala seperti ini juga didapatkan oleh orang setelah dia mengerjakan shalat dia tidak pulang ke rumahnya akan tetapi dia menunggu shalat berikutnya di masjid. Karenanya disunnahkan untuk berdiam di masjid -selama memungkinkan- untuk menunggu shalat berikutnya atau melakukan amalan yang menjadi wasilah kepadanya, misalnya mengadakan pengajian antara maghrib dan isya agar para jamaah tidak pulang tapi bisa mengikuti pengajian tentunya disertai dengan niat menunggu shalat isya.

Selasa, 12 November 2013

Seni baca Al Qur’an

Seni baca Al Qur’an ialah bacaan Al Qur’an yang bertajwid diperindah oleh irama dan lagu.
Al Qur’an tidak lepas dari lagu. Di dalam melagukan Al Qur’an atau taghonni dalam membaca Al Qur’an akan lebih indah bila diwarnai dengan macam-macam lagu. Untuk melagukan Al Qur’an , para ahli qurro di Indonesia membagi lagu atas 7 ( tujuh ) macam bagian. Antara lain sebagai berikut:

http://pontianak.tribunnews.com/foto/berita/2012/7/8/20120707_DUM_QORI_THAILAND_ABD_AZIZ_ABIDIN_(2).jpg
 
1. Bayati
2. Shoba
3. Hijaz
4. Nahawand
5. Rost
6. Jiharkah
7. Sikah


Dari 7 ( tujuh ) macam lagu di atas masih dibagi dalam beberapa cabang. Macam – macam lagu dan cabangnya antara lain :

1. Bayati

a. Qoror : rendah
b. Nawa : sedang
c. Jawab : naik
d. Jawabul jawab : naik tertinggi
e. Nuzul ( turun )
- shu’ud ( naik )

2. Shoba

a. Dasar
b. Ajami/Ala Ajam
Quflah Bustanjar/Qofiyah

3. Hijaz

a. Dasar
b. Kard
c. Kurd
d. Kard-Kurd
e. Variasi

4. Nahawand

a. Dasar
b. Jawab
c. Nakriz
d. Usysyaq

5. Rost

a. Dasar
b. Nawa/Rost ala Nawa
6. Jiharkah
a. Nawa
b. Jawab

7. Sikah

a. Dasar
b. Iraqi
c. Turki
d. Ramal (fales)

Dalam MTQ ( Musabaqoh Tilawatil Qur’an ) ada beberapa materi penilaian. Antara lain:

1. Materi penilaian bidang tajwid, terdiri dari:

a. Makharijul huruf
b. Shifatul huruf
c. Ahkamul huruf
d. Ahkamul mad wal qoshr

2. Materi penilaian bidang fashohah dan adab, terdiri dari:

a. Al Waqf wal – ibtida
b. Muroatul kalimat wal kharokat
c. Muroatul kalimat wal ayat
d. Adabut tilawah

3. Materi penilaian bidang irama dan suara, terdiri dari:

a. Suara
b. Irama dan variasi
c. Keutuhan dan tempo lagu
d. Pengaturan nafas

Kesalahan dalam bidang suara dan irama

1. Kesalahan dalam suara terdiri dari:

a. Suara kasar
b. Suara pecah
c. Suara parau
d. Suara lemah

2. Kesalahan dalam irama terdiri dari:

a. lagu yang tidak utuh
b. tempo lagu yang terlalu cepat atau terlalu lambat
c. irama dan variasi yang tidak indah
d. pengaturan nafas yang tidak terkendali

Kesalahan dalam bidang Tajwid serta Fashohah dan adab ada dua macam:

1. Kesalahan Jali, yaitu kesalahan yang dapat merusak makna dan merusak ketentuan Tajwid/ qiroat yang sah. Disebut Jali karena kesalahan itu diketahui oleh ahli qiroat maupun yang bukan ahlinya
2. Kesalahan Khafi, yaitu kesalahan yang merusak ketentuan tajwid/qiroat, tetapi tidak merusak makna. Disebut Khafi karena hanya diketahui oleh ulama qiroat saja.




TAWASIH NAHEM DALAM TILAWATIL QUR’AN

Lagu pertama :
Bayati :
- nurun nabiyi “alal awalimi asfaro ( Qoror )
- fa abana asbaba r rosyadi wa ad haro ( Nawa )
- wa syari’atul islam ( Qoror )
- wa syari-atul islam roqo ruwa ‘uha ( Nawa )
- roqo ruwa’uha wal kufru asbaha jaesuhu mutaqohqiro ( Nawa )
- lamma ata khoirul anami bi dinihi ( Jawab )
- wanhala ma ‘aqodal ghuwatu minal ‘uro ( Jawab )
- hamu jami’a ( Jawab )
- hamu jami’am bin nabiyi wa dinihi ( Jawab )
- wal kufru ba’dal ‘urfi shoro munakaro ( Jawabul Jawab)
- wal kufru ba’dal ‘urfi shoro munakaro ( Jawabul Jawab)
- wastabsaru bil mustofa wa binurihi ( Jawabul jawab )
- wastabsaru bil mustofa wa binurihi ( Jawabul jawab )
- wa binurihi wal kullu shoha muhalilahu wa mukabiro ( nuzul )

Maqam Shoba
SHOBA

- aro thoiron ala ghusni yunadi
- aro thoiron ala ghusni yunadi
- anta busro limajruhil fuadi (shoba ma’al ajam )
- badat laila fa adkha ‘a shifuha ( ala ajam )
- ruku’an sujudan fi kulli wadi
- ruku’an sujudan fi kulli wadi
cabang
quflah bastanjar
- ruku’an sujudan fi kulli wadi

HIJAZ

- Ya wardatan wasthor riyadi muthillatan tujri bi wajhi dzati hudhrin ’athiro
- Ana fil kharobil awati ghoiro majhulil makani (kard)
- Ainama ma dzal munadi fi wujin naqo’i yaroni ( kard kurd )
- Innani laitun ’abusun laisa li fil kholqi tsani (kurd)

NAHAWAND

- ila kam dzadz dzalali wa dzat tajali imma yakfika ya husna tatsani
- wa hisabi ma’ matsani li fi’ali syahidani ( usyaq )
- wa idza mal ardo shorot wardatam mislad dihani ( Nakriz )
- wad dima’u tajri alaiha launuha ahmaru qoni ( jawab )

RAST

- ya sarhatan bi jiwaril maa’i nadirotan saqoqi dam’ i idza lam yufi syaqiqi
- asrokol nurul fil awali lamma basharot ha bi ahmadil amba-a ( Rast ala nawa )
- bil yatimil umi wal basaril maruha ilaihil uluma wal asma-a ( Rast ala nawa )
cabang Rast dzan qiron
- quwata llahi in tawalat dhoifan nuibat fi mirosihil aqwiya

Maqam Jiharka
JIHARKA

- Allahu zada Muhammadan ta’dhima
- Wa habahu fadlam min ladunhu ’adhima
- Wahtashuhu fil mursalina kalima
- Wahtashuhu fil mursalina kalima
- Da roqotim bil mu’minina rohima

SIKA

- maulaya katabta rohmatan nasi ’alaik
- fadlan wa karom
- fal marji’u wal ma-alu wal kullu ilaika ’arbu wa ’ajam
- farham dzuni wa waqdhoti baina yadaika in zalla qodam
 

BAYATI
- fal hamdu minni wak tadi baina yadaika in zalla qodam


Minggu, 10 November 2013

MUFRODAT BAHASA ARAB DTW

http://www.youtube.com/v/2S9yEn9CtMU?version=3&autohide=1&autohide=1&feature=share&showinfo=1&autoplay=1&attribution_tag=ZrSla51od6iugSg2Xj9VRA

MUFRODAT BAHASA ARAB DTW

http://www.youtube.com/v/2S9yEn9CtMU?version=3&autohide=1&autohide=1&feature=share&showinfo=1&autoplay=1&attribution_tag=ZrSla51od6iugSg2Xj9VRA

Insektisida Nabati

Insektisida Nabati

Secara luas insektisida nabati dapat diartikan sebagai suatu zat yang dapat bersifat racun, menghambat pertumbuhan dan perkembangan, perkembangbiakan, tingkah laku, mempengaruhi hormon, menghambat makan, membuat mandul, sebagai pemikat, penolak, dan aktivitas lainnya yang mengganggu OPT.  Secara umum, insektisida nabati diartikan sebagai insektisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan.

Insektisida Nabati

Insektisida nabati merupakan salah satu sarana pengendalian hama alternatif yang layak dikembangkan, karena senyawa insektisida yang diekstrak dari tumbuhan tersebut mudah terurai di lingkungan dan relatif aman terhadap mahkluk bukan sasaran.  Insektisida nabati memiliki zat metabolik sekunder yang mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, fenolik, terpenoid, dan zat-zat kimia sekunder lainnya.  Senyawa tersebut ini dapat dimanfaatkan seperti layaknya senyawa pada insektisida sintetik, perbedaannya bahan aktif pestisida nabati disintesa oleh tumbuhan dan jenisnya dapat lebih dari satu macam (campuran).  Apabila insektisida nabati diaplikasikan pada tanaman yang terinfeksi organisme pengganggu tidak berpengaruh terhadap fotosintesa, pertumbuhan atau aspek fisiologis tanaman lainnya.

Efektivitas bahan alami yang digunakan sebagai insektisida nabati sangat tergantung dari bahan tumbuhan yang dipakai, karena satu jenis tumbuhan yang sama tetapi berasal dari daerah yang berbeda dapat menghasilkan efek yang berbeda pula, ini dikarenakan sifat bioaktif atau sifat racunnya tergantung pada kondisi tumbuh, umur tanaman  dan jenis dari tumbuhan tersebut.

Indonesia memiliki 50 famili tumbuhan penghasil racun.  Famili tumbuhan yang dianggap sumber potensial insektisida nabati adalah Meliaceae, Asteraceae, Piperaceae, Annonaceae, dan Rutaceae.  Banyaknya jenis tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai insektisida maka penggalian potensi tanaman sebagai sumber insektisida botani sebagai alternatif pengendalian hama tanaman cukup tepat.

Penyakit Blas Tanaman Padi

Penyakit Blas Tanaman Padi

Penyakit Blas Tanaman Padi
Penyakit blas adalah salah satu penyakit utama yang menyerang pada tanaman padi. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cendawan Pyricularia oryzae Cavara atau cendawan Pyricularia grisea (Cooke) Sacc pada seluruh bagian tanaman padi, baik itu padi sawah, maupun padi gogo. Cendawan Pyricularia oryzae penyebab penyakit blas dapat menginfeksi bagian tanaman padi pada setiap tahapan pertumbuhan dengan membentuk bercak pada daun, ruas batang, leher malai, dan malai. Serangan cendawan ini jika tidak dikendalikan dengan baik dapat mengakibatkan terjadinya puso alias gagal panen.

Gejala yang timbul dari serangan cendawan Pyricularia oryzae adalah munculnya bercak-bercak berbentuk belah ketupat pada daun dan pelepah daun. Pada varietas padi rentan, bercak tersebut dapat meluas dan kemudian bersatu sehingga helaian daun menjadi kering dan mati. Sedangkan pada varietas padi tahan gejala serangan hanya berupa bintik kecil berwarna coklat.

IRRI merekomendasikan klasifikasi sifat ketahanan tanaman berdasarkan tipe bercak yang muncul. Bercak belah ketupat dengan pusat berwarna abu-abu dikelompokkan sebagai tipe bercak rentan. Bercak berbentuk gelendong dan bercak berupa bintik kecil dan bercak elips tanpa pusat sporulasi dikelompokkan sebagai bercak tahan. Tanaman yang sangat rentan memiliki daun yang penuh dengan bercak sehingga hijau daun tidak nampak, lamakelamaan tanaman akan mengering dan mati. Hal ini terjadi karena proses fotosintesis terhambat, respirasi pada daun yang terinfeksi semakin meningkat, konsumsi asimilat diambil alih patogen, dan proses penuaan daun lebih dipercepat.

Secara umum, ada 2 jenis serangan blas yaitu blas yang menyerang daun tanaman padi dan blas leher malai yang menyerang leher malai pada awal pembungaan. Cendawan penyebab blas bersifat dinamis, resistensinya dapat meningkat dalam waktu yang singkat. Hal inilah yang menyebabkan ketahanan varietas padi yang tahan menjadi rentan.

Pengendalian penyakit blas yang dapat dilakukan secara terpadu dengan menggunakan  varietas padi yang tahan, aplikasi pupuk Nitogen dengan dosis yang sesuai, serta pengaplikasian fungisida.

Serangan blas pada leher malai menyebabkan leher malai membusuk dan bulir hampa. Bercak juga dapat ditemukan pada permukaan bulir pada padi. Membusuknya leher malai dapat menghambat pengiriman fotosintat ke biji dan menyebabkan bulir-bulir padi menjadi hampa dan dapat menurunkan produktivitas. Ketahanan blas leher malai cukup untuk menekan penurunan hasil akibat serangan penyakit blas. Tingkat serangan blas leher malai ditetapkan berdasarkan persentase malai terinfeksi terhadap total malai yang dihasilkan oleh tanaman.

Penyakit blas mempunyai ras patogenik yang berbeda kemampuannya dalam menginfeksi tanaman padi. Adanya beberapa ras utama dalam suatu daerah menyulitkan untuk memberikan anjuran varietas yang sebaiknya ditanam. Usaha pengembangan secara luas suatu varietas tertentu akan menimbulkan perubahan komposisi ras utama cendawan pada musim tanam selanjutnya, dan suatu saat akan mengakibatkan serangan blas yang menyebar di seluruh daerah tersebut. Hasil pengujian blas daun dan blas leher malai menunjukkan ada empat kombinasi sifat ketahanan tanaman terhadap blas. Ke empat kombinasi tersebut adalah yaitu
  1. tahan terhadap blas daun dan blas leher malai,
  2. tahan blas daun rentan blas leher malai,
  3. rentan blas daun tahan blas leher malai,
  4. rentan terhadap keduanya.

Ketahanan tanaman adalah salah satu aspek dalam pengendalian blas di lapangan. Pada awal upaya mencari varietas tahan, para peneliti bekerja dengan sifat ketahanan yang dimiliki suatu varietas terhadap suatu ras cendawan blas. Varietas dengan satu gen ketahanan tersebut ternyata tidak dapat bertahan menghadapi ras cendawan blas yang demikian cepat berkembang. Oleh karena itu pemuliaan mulai diarahkan kepada mencari varietas yang dapat bertahan menghadapi infeksi beragam ras blas di lapangan pada musim yang berbeda.

LPJ IPM RANTING MA MUH PBL



ipm.jpgipm.jpg                                                                                                Musyawarah Ranting (musyran)
                                                                                                PR IPM MA muhammadiyah 1 purbolinggo
                                                                                                                   Purbolinggo, oktober 2012
   …………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………

LAPORAN PERTANGUNG JAWABAN
PIMPINAN RANTING IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH
MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH 1 PURBOLINGGO
PERIODE 2012-2013








 


BAB I
PENDAHULUAN
Alhamdulillah, senantiyasa kita panjatkan kehadierat allah swt yang telah menjadikan kita sebagai mahluk yang sempurna dan semoga  allah selalu memberikan rahmat serta hidayahnya kepada kita.tak lupa solawat dan salam senantiyasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad saw, keluarga serta sahabat dan seluruh umat islam di muka bumi ini.
            Perjalanan pimpinan ranting ikatan pelajar muhammadiyah madrasah aliyah 1 purbolinggo periode 2011-2012 telah memasuki satu periode atau telah genap satu tahun masa kepemimpinannya,ini berarti perlu ada evaluasi yang jelas dari masing-masing individu , sejauh mana kita telah mengemban amanah ini, tidak banyak yang dapat kami lakukan selama satu periode dikarnakan kesibukan yang mungkin  dapat berpengaruh terhadap kinerja kepemimpinan.
            Dalam perjalananya, kami mencoba untuk memperbaiki dan menata kembali infrastruktur yang di katakan saat ini masih lemah dan kurang terorganisir, walaupun demikian patut kita syukuri kondisi IPM  di  madrasah aliyah muhammadiyah 1 purbolinggo sudah semakin dekat dengan kemajuan dan kejayaan  tahun demi tahun. Keberhasilan suatu organisasi tidak terlepas dari kebersamaan dan kerjasama dari masing-masing individu yang pada akhirnya  dapat berpengaruh pada proses perjalanan organisasi yang lebih baik. Kami harap pengurus  yang terpilih untuk satu periode kedepan dapat melaksanakan , melanjutkan amnah lebih baik dari pada kami.
            Selanjutnya dalam laporan pertanggung jawaban  ini kami berusaha menyampaikan secara koprehensif baik kondisi internal maupun external yang mempengaruhi perjalanan kepemimpinan  PR IPM madrasah aliyah 1 purbolinggo, untuk mempermudah  mengevaluasi laporan pertanggung jawaban  di susun dengan sistematis sebagai berikut :
BAB  I              : pendahuluan
BAB II              : Ikhtisar keputusan musyran periode 2010-2011
BAB  III                        : Laporan kebijakan
BAB IV             : Penutup
            Harapan kami semoga laporan ini dapat di cermati dengan seksama serta usul dan saran dari ipmawan – ipmawati  sangat kami harapkan untuk perbaikan  pada masa  yang akan dating.

BAB II
IKHTISAR KEPUTUSAN MUSYRAN PERIODE 2010-2011
PIMPINAN RANTING IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH MADRASAH ALIYAH MUHI
1 PURBOLINGGO

            Musyawarah Ranting ikatan pelajar muhammadiyah madrasah aliyah muhi
1 purbolinggo yang dilaksanakan di komplek satu perguruan muhammadiyah  purbolinggo, pada tanggal 14 oktober 2012 telah mengambil beberapa keputusan sebagai berikut :
1.       Menerima dan memutuskan laporan pertanggung jawaban pimpinan ranting ikatan pelajar muhammadiyah madrasah aliyah muhi 1 purbolinggo periode 2010-2011.
2.       Mengesahkan ketua dan formatur pimpinan ranting ikatan pelajar muhammadiyah  MA MUHI 1 PURBOLINGGO terpilih periode 2010-2011.









ipm.jpgipm.jpg                                                                                                Musyawarah Ranting (Musyran)
                                                                                                PR IPM MA muhammadiyah 1 purbolinggo
purbolinggo, 13 oktober 2012
   …………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………


Ketua umum                                                                : surendi
Ketua bidang pengkaderan                                              : Susono
Ketua bidang kajian dakwah islam                                   : Sukasmin
Ketua bidang pengkajian ilmu pengetahuan                      : Eko Harianto
Ketua bidang apresiasi seni budaya dan olahraga : Rahmat Hidayat
Ketua bidang ipmawati                                                   : Ellya Aprilia Ningsih
Ketua bidang advokasi                                                   : Suyatno
Ketua bidang kewirausahaan                                          : Yeni Saputri
Sekretaris umum                                                          : Veti Yuniasih
Sekretaris bidang pengkaderan                                       : Fitra Miftakhul Huda
Sekretaris bidang kajian dakwah islam                            : Abdul Aziz
Sekretaris bidang pengkajian ilmu pengetahuan                : Adi Irwanto
Sekretaris bidang apresiasi seni budaya dan olahraga       : Samsul Arifin
Sekretaris bidang ipmawati                                             : Ibdurrohmah Istiqomah
Sekretaris bidang advokasi                                             : Robinsyah Julianda
Bendahara umum                                                        : siti lestari
anggota bidang pengkaderan                                           : Dudun Maulana, M.Fauzi
anggota bidang kajian dakwah islam                                : Eko Setiawan
anggota bidang pengkajian ilmu pengetahuan                   : Abdulloh Setiadi,Puspita Dwi Hardini
anggota bidang apresiasi seni budaya dan olahraga          : Danil Zulkaidar, Eko Abdi Saifulloh
anggota bidang ipmawati                                                : Marliana, Rinta
anggota bidang advokasi                                                : Dahlianasari, Ayu Rosita
anggota bidang kewirausahaan                                       : Yuni Saraswati, Ratih Dian Safitri

BAB III
LAPORAN KEBIJAKAN
PIMPINAN RANTING IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH
MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH 1 PURBOLINGGO
PERIODE 2011-2013
A.     ARAH KEBIJAKAN
Ikatan Pelajar muhammadiyah merupakan salah satu wadah dari pelajar yang hendak berusaha  dan bergulat dalam pemikiran untuk merumuskan  dari berbagai gagasan-gagasan yang bersifat kreatif . hal ini dapat mengedepankan keilmuan yang senantiyasa peka proaktif dan progresif dalam menghadapi realitas konteporer yang ada pada saat ini
            Saat ini kami berusaha mendeskripsikan kebijakan-kebijakan yang telah kami laksanakan  dan yang belum sempat kami realisasikan. Karena tanpa sadar kepengurusan pimpinan ranting periode 2011-2012 telah selesai . akan tetapi perjuangan kami tidak akan berhenti disini saja karna masih banyak permasalahan yang belum di selesaikan.
            Maka dari itu dengan kerendahan hati kami di hadapan anggota musyran ranting IPM madrasah aliyah muhammadiyah 1 purbolinggo untuk dapat memperbaiki  dan
menata kembali serta melanjutkan perjalanan IPM di MA Muhammadiyah 1 purbolinggo di periode berikutnya.


B.     KONDISI PIMPINAN   

Nama                 : pimpinan ranting ikatan pelajar muhammadiyah madrasah aliyah muhammadiyah                                                                                                                                                                                                                                                                                 1   purbolinggo
Alamat secretariat :  kompleks perguruan muhammadiyah 1 purbolinggo lampung timur, kode pos:34192





ipm.jpgipm.jpg                                                                                                Musyawarah Ranting (musyran)
                                                                                                PR IPM MA muhammadiyah 1 purbolinggo
                                                                                                                   Purbolinggo, 13oktober 2012
   …………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………


SUSUNAN PIMPINAN RANTING
IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH
MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH 1 PURBOLINGGO
PERIODE 2011-2012



Ketua umum                                                                : SUYATNO
Wakil ketua                                                                  :Robinsyah Julianda
Ketua bidang pengkaderan                                              :Adi Irwanto
Ketua bidang kajian dakwah islam                                   :Aqsathu Wicaksono
Ketua bidang pengkajian ilmu pengetahuan                      :Annisa Ayu Saputri
Ketua bidang apresiasi seni budaya dan olahraga :M.Ikhwanul Huda
Ketua bidang ipmawati                                                   :Siti Lestari
Ketua bidang advokasi                                                   : Muslihudin Zuhri 
Ketua bidang kewirausahaan                                          :Ratih Dian Safitri                                             
Sekretaris umum                                                          :Fitra Miftakhul Huda
Sekretaris bidang pengkaderan                                       :Abdulloh Setiadi,
Sekretaris bidang kajian dakwah islam                            :Maesti Lovina
Sekretaris bidang pengkajian ilmu pengetahuan                :Marliana Eka Andriani
Sekretaris bidang apresiasi seni budaya dan olahraga       :Ilham Safri
Sekretaris bidang ipmawati                                             :Dwi Wahyu Wulandari
Sekretaris bidang advokasi                                             :Nurul Istiqomah
Sekretaris kewirausahaan                                               :hestina sofwan
Bendahara umum                                                        :Veti Yuniasih
anggota bidang pengkaderan                                           :Yudi Setiawan, Sudarmaji, M.Ari Anggoro
anggota bidang kajian dakwah islam                                :Inggit Prabowo, Khulifah Nurul Wahidah
anggota bidang pengkajian ilmu pengetahuan                   :Yuni Saraswati, Winda Eka
anggota bidang apresiasi seni budaya dan olahraga          :M.Ujang Munandar,Esa Firmansyah
anggota bidang ipmawati                                                :Rahma Yuliati, Gifta, Vera Saputri
anggota bidang advokasi                                                :Hafidz Arrosyid, Nurmawati

C.     REALISASI PROGRAM KERJA

1.              Bidang managemen dan kepemimpinan
a.                     Mengadakan rapat kerja pimpinan
b.                     Mengadakan rapat rutin satu bulan ssekali
c.                     Mengadakan rapat ketika ada permasalahan mendadak
2.              Bidang Administrasi dan kesekretariatan
a.                       menertibkan pelaksanaan musyawarah atau rapat-rapat sesuai kaidah ikatan yang berlaku
b.                       melakukan pendataan surat dan mengarsibkan surat masuk dan keluar, dan berikut laporan surat menyurat di pr ipm ma muhammadiyah 1 purbolinggo

no                      no surat masuk                                    no surat keluar
                                     1                        A.1-VIII/PC IPM/047/2011                  001-MAN/B.1-VIII/PR IPM-001/2011
                                     2                        15/0-4/XII/2011                                    A.1-VIII/PR IPM/002/2011
                                     3                        A.1-VIII/PC IPM/049/2011                  A.1-VIII/PR IPM/003/2012
                                     4                        A.1-VIII/PC IPM/004/2012                  A.1-VIII/PR IPM/004/2012
                                     5                        A.1-VIII/PC IPM/006/2012                  A.1-VIII/PR IPM/005/2012
                                     6                        A.1-VIII/PC IPM/011/2012                  A.1-VIII/PR IPM/006/2012
                                     7                        A.1-VIII/PCIPM/015/2012                   A.1-VIII/PR IPM/007/2012
                                     8                        A.1-VIII/PC IPM/030/2012
          




3.              Bidang Pengkaderan
a.mengadakan dan melaksanakan FORTASI awal masuk ajaran 2012/2013 MA MUHAMMADIYAH 1 PURBOLINGGO
b. mengutus peserta untuk mabit pc ipm purbolinggo 25,februri 2012
c. menghadiri acara peletakan batu pondasi pertama gedung dakwah muhammadiyah di sukadana
d. mengutus peserta sepeda bareng ipm pc ipm purbolinggo pada tanggal 25-03-2012


                 4.Bidang Kajian Dakwah Islam
a.menghadiri pengajian pc ipm purbolinggo  tempat adi irwanto pada tanggal 08-04-2012
b.menghadiri kajian kelas x ipa dua di kediaman m.fatah tanggal 27-november-2012
c.mengadakan kajian rutin di setiap bulan sesuai jadwal yang di tentukan
d.mengkoordinir pelaksanaan kultum sebelum atau sesudah sholat berjamaah
e.mempererat tali silaturrahmi  antar siswa dngan mengdakan pembesukan siswa/I yang sakit
f.ikut serta/ berpartisisapi dalam kegiatan  sfari romadhon sekolah


5.Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan
a. menerbitkn bulletin pen@ setiap satu bulan sekali
b. mengkoordinir dan mengelola madding ma muhammadiyah



6.Bidang Apresiasi Seni Budaya Dan Olahraga
a. mengadakan class meeting setiap akhir ulangan semester dengan pihak sekolah
b. mengutus peserta untuk poc(pecan olahraga cabng)pada hari minggu 27-mei-2012
c. mengadakan sparing olahraga (voly putrid dan futsal) dengan sma muhi 1 pbl pada tanggal         
d. baksos di areal kecamatan


7.Bidang Ipmawati
a. mengadakan kajian keputrian setiap hari jum’at
b. menghadiri kajian ipmawati pc ipm purbolinggo


     
8.Bidang Advokasi
a. megkoordinir kotak saran
b. mengkordinir parkir selama 3 bulan


9. bidang kewirausahaan
a. membuat kue brownis dan makanan ringan klutik-klutik
b. menanam pohon pisang di kebun Bp. Hendri Tri Wiyantoro



D.PENUTUP
             Demikian  laporan kebijakan pimpinan ranting ikatan pelajar muhammadiyah MA muhammadiyah 1 purbolinggo periode 2011-2012 ini kami buat dengan sebenarnya. Kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan dari peserta sekalian demi kebaikan dan kelangsungan IPM MA Muhammadiyah 1 purbolinggo yang kita cintai ini. Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam menjalankan program ini.

Nuun wal qolami wamaa yasthhurun

                                                                                          Purbolinggo, 13 oktober 2012










                                                                                        PIMPINAN RANTING
IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH
MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH 1 PURBOLINGGO

Ketua Umum
Sekretaris Umum




Suyatno




Fitra Miftakhul Huda

                                                                                       




























ipm.jpgipm.jpg                                                                                                Musyawarah Ranting (musyran)
                                                                                                PR IPM MA muhammadiyah 1 purbolinggo
                                                                                                                   Purbolinggo, oktober 2012
   …………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………


LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN
PIMPINAN RANTING
IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH
(the muhammadiyah student association)
MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH 1 PURBOLINGGO
PERIODE 2011-2012


















MENUMBUHKAN KOMITMEN DALAM BERORGANISASI YANG AMANAH SEHINGGA TERBENTUK GERAKAN PELAJAR YANG PROGESIF
DI SAMPAIKAN PADA
MUSYAWARAH RANTING
PIMPINAN RANTING
IKATAN PELAJAR MUHMMADIYAH
PURBOLINGGO, 13 OKTOBER 2012
SEKRETARIAT: JL MERDEKA BARAT KOMPLEK 1 PERGURUAN MUHAMMADIYAH
PURBOLINGGO LAMPUNG TIMUR KODE POS 34192