Keutamaan Puasa Sunnah Senin dan Kamis
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ
الرَّحِيمِ
Pertanyaan: Apa keutamaan puasa
Senin Kamis?
Jawaban Al-Ustadz Sofyan Chalid
bin Idham Ruray:
Keutamaan puasa sunnah Senin Kamis
diantaranya:
Pertama: Mendapatkan keutamaan amalan puasa secara umum, jika
dilakukan ikhlas karena Allah ta’ala. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam
bersabda,
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ
يُضَاعَف الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ
اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ
يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ
عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ
عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Setiap amalan anak Adam akan
dilipatgandakan, satu kebaikan dibalas sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat.
Allah ta’ala berfirman, “Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku
yang akan membalasnya, sebab orang yang berpuasa itu telah meninggalkan
syahwatnya dan makanannya karena Aku.” Dan bagi orang yang berpuasa akan
mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika ia berbuka dan
kebahagiaan ketika ia bertemu Rabb-Nya. Dan sungguh, bau mulut orang yang
berpuasa lebih baik dari wanginya kasturi.” [HR. Muslim dari Abu
Hurairah radhiyallahu’anhu]
Kedua: Puasa membutuhkan kesabaran, maka seorang yang berpuasa
akan mendapatkan pahala tanpa batas. Allah ta’ala berfirman,
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ
أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Hanyalah orang-orang yang sabar
itu, pahala mereka tanpa batas.” [Az-Zumar: 10]
Kedua: Meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
Aisyah radhiyallahu’anha berkata,
إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَحَرَّىَ صِيَام الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيس
“Sesungguhnya Rasulullah
shallallahu’alaihi wa sallam senantiasa berpuasa pada hari Senin dan
Kamis.” [HR. An-Nasai dan Ibnu Majah, Shahih Ibni Majah: 1414]
Keempat: Berada
dalam kondisi ibadah kepada Allah ta’ala ketika amalan-amalan diperhadapkan
kepada-Nya. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ
الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ
“Amalan-amalan diperhadapkan kepada
Allah ta’ala pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka ketika diperhadapkan
amalanku sedang aku sedang berpuasa.” [HR. At-Tirmidzi dari Abu
Hurairah radhiyaLlahu’anhu, Shahihut Targhib: 1041]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا
محمد وآله وصحبه وسلم
Sumber :
http://nasihatonline.wordpress.com/2012/12/29/keutamaan-puasa-sunnah-senin-dan-kamis/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar