Selasa, 21 Mei 2019

Penomoran menggunakan huruf Arab di MS Word 2007-2010


Penomoran menggunakan huruf Arab di MS Word 2007-2010 

Tidak lama sebelum saya buat posting ini, salah seorang kawan saya minta bantuan untuk mengatasi masalah penomoran halaman menggunakan angka-angka arab di MS Word. Meski konsultasinya via SMS, namun alhamdulillah, kawan saya ini berhasil mengatasi masalah tersebut dengan baik.
Nah, posting ini saya buat untuk anda yang mungkin terbentur pada masalah yang sama dengan niat agar lebih bermanfaat untuk orang banyak, sekaligus memudahkan saya pribadi jika kemudian ada yang bertanya tentang hal yang sama. Artinya, saya tinggal SMS yang bersangkutan agar melihat postingan ini secara online (ya iyalah… 🙂 )
Pada prinsipnya, MS Word 2007 juga adiknya MS Word 2010 mampu menampilkan teks LTR (Left to Right) semacam tulisan latin juga teks RTL (Right to Left) semacam tulisan berhuruf arab, ibrani, jepang, korea atau huruf-huruf asia lainnya yang dibaca dari kanan ke kiri.
Namun meskipun kita sudah menginstal huruf arab atau huruf-huruf asia lainnya, terkadang penomoran default dari MS Word masih menggunakan nomon-nomor latin yang sebenarnya adalah Arabic Numbers karena semua orang tahu bahwa bangsa Romawi menuliskan angka menggunakan huruf-huruf semacam I = 1, V = 5, X = 10, XXV = 25 dan seterusnya. Whew… nggak kebayang bagaimana para akuntan publik masa itu menuliskan angka-angka menggunakan sistem itu.
Baru kemudian ketika bangsa Arab berhasil mereformasi peradabannya dan bahkan mengungguli peradaban Romawi, mulailah bangsa Romawi mengambil sistem penomoran bangsa Arab ini. Maka jangan kaget, di MS Word sendiri angka desimal 0-9 disebut sebagai Arabic Numbers.
Adapun angka-angka yang sering dianggap sebagai angka arab seperti:



sebenarnya bukanlah angka-angka arab tapi justru merupakan angka-angka yang berasal dari bangsa India. Maka, di MS Word pun, angka-angka ini disebut sebagai Hindi Numbers.
Hmmm, angka-angka arab dianggap angka latin, angka-angka hindi dianggap angka arab… okelah, kita anggap ini sebagai salah kaprah internasional, atau anda lebih setuju jika ini disebut konspirasi internasional?? He he he… kebanyakan menyimak cerita konspirasi internasional nih :-).
Anyway, bagi anda yang ingin membuat naskah, artikel, skripsi atau tulisan dengan berbahasa arab dan berangka arab, maka MS Word harus diberi tahu agar menggunakan paragraf berhuruf arab dan agar menggunakan angka yang juga angka-angka arab… err… maksud saya angka-angka hindi.
Untuk MS Word 2007 dan 2010, silahkan masuk menu File, lalu cari submenu Option seperti ilustrasi di bawah ini:



Setelah itu pilih pengaturan Advanced seperti ilustrasi di bawah ini:





Pada opsi di atas, anda bisa memilih antara Arabic, Hindi, Context dan System.
Jika anda memilih Arabic maka semua angka akan ditampilkan menggunakan Arabic Numbers yaitu angka 0-9, meski naskah anda berbahasa arab yang menggunakan huruf arab, atau berbahasa jepang yang menggunakan huruf jepang atau berbahasa asia dengan huruf-huruf rumpun asia lainnya. Di sini akan muncul ketidaknyamanan jika teksnya berhuruf arab, sementara angka-angka yang tampil menggunakan angka-angka latin… err… Arabic Numbers.
Jika anda memilih Hindi maka semua angka akan ditampilkan menggunakan Hindi Numbers yaitu angka https://ustadzku.files.wordpress.com/2012/09/000.jpg?w=81&h=16, meski naskah anda berbahasa Indonesia yang menggunakan huruf latin, atau berbahasa apapun yang menggunakan huruf apapun. Di sini timbul masalah juga yaitu; jika teks menggunakan huruf latin, sementara angka-angka yang tampil menggunakan angka-angka hindi. It’s so depressing jika berhitung menggunakan angka-angka yang nggak Match dengan huruf-huruf naskahnya.
Jika anda memilih Context, maka MS Word akan memperhatikan arah paragraf dari naskah yang sedang diketikkan. Jika sedang menggunakan paragraf dengan arah LTR (Left to Right), maka MS Word akan menampilkan angka-angka latin/Arabic Numbers. Jika sedang menggunakan paragraf dengan arah RTL (Right to Left), maka MS Word akan menampilkan angka-angka arab/Hindi Numbers. Dengan demikian pilihan ini sangat tepat bagi anda yang membuat naskah tipe hibrida atau campuran antara teks latin dan arab seperti biasa dalam artikel-artikel islami yang menampilkan ayat-ayat Al-Qur’an ataupun hadits dengan nomor-nomornya. Dan secara pribadi, MS Word yang saya pakai selalu saya buat defaultnya dengan opsi Context ini karena seringnya saya menulis tulisan-tulisan bertipe hibrida.
Jika anda memilih System, maka MS Word akan menentukan penomoran sesuai dengan System Locale yang anda tentukan ketika menginstal Microsoft Windows anda. Misal: jika anda menggunakan English sebagai System Locale, maka MS Word akan mengikuti pola penomoran ala bahasa inggris. Jika anda memilih Saudi Arabia Arabic sebagai System Locale, maka MS Word akan mengikuti pola penomoran yang biasa berlaku di Arab Saudi termasuk sistem mata uang mereka.
Nah, berikut ilustrasi suatu naskah yang menggunakan pilihan Context untuk menentukan jenis angka yang digunakan:





Anda bisa melihat pada ilustrasi di atas satu paragraf menggunakan huruf latin dan angka latin, lalu di bawahnya ada satu paragraf lain yang menggunakan huruf arab dan angka arab, dan di bawahnya lagi ada Page Numbering menggunakan angka arab.
Kalo boleh saya sarankan, gunakan selalu opsi Context agar tidak merepotkan lagi dalam menggunakan angka latin dan arab secara simultan dalam satu naskah. Kalau bisa, jadikan opsi Context sebagai default opsi Advanced anda.


sumber: https://ustadzku.wordpress.com/2012/09/07/penomoran-menggunakan-huruf-arab-di-ms-word-2007-2010/

Kamis, 16 Mei 2019

Motivasi ala founder ali baba

Kamis, 16 Mei 2019
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jack Ma ( Pemilik Alibaba ) berkata:

"Orang bermental miskin adalah orang yang paling susah dilayani".
 
Diberi suatu peluang dengan gratis mereka pikir jebakan.
Ditawarkan investasi kecil mereka bilang hasilnya ngga banyak.
Diajak investasi besar ngga ada duit katanya.

Diajak melakukan hal2 baru merasa ngga ada pengalaman.

Diajak jalanin bisnis tradisional katanya berat persaingannya.

Diajak menjalankan model bisnis baru katanya MLM.

Diajak buka toko ngeluh ngga bebas.

Diajak bisnis apa aja bilang ngga punya keahlian.

Mereka punya kesamaan:
Nanya google, dengerin teman yg sama2 hopeless.

Mereka berpikir lebih banyak dari pada professor, namun bertindak lebih sedikit dari pada orang buta.

Tanyakan apa yg dapat mereka lakukan untuk hidup mereka, niscaya mereka ngga bisa menjawab.

Orang bermental miskin gagal karena satu kesamaan sikap : "SEPANJANG HIDUP MEREKA HANYA MENUNGGU"

Kawan...
Benarkah kalian mau mengubah kehidupan kalian?

Teman2 Jack Ma semua menolak saat diajak kerjasama.

Semua menunggu hasil Jack Ma.

Namun saat dia sukses dgn Alibaba, teman2 nya sdh tak sanggup utk ikut menikmati karena saham Alibaba sdh tak terbeli oleh mereka.

Sebagian lainnya hanya bergumam : "Ya dia memang beda".

Ya... Jack Ma beda.
Bukan beda dari makanannya krn dia pun org biasa.

Bukan beda dari kecerdasan karena dia pun hanya guru bahasa inggris.

Tapi yg membedakan adalah ACTIONnya.

Saat kawan2 nya menunggu perubahan datang, Jack Ma melakukan sesuatu utk berubah.

Sampai kapan kita hanya menunggu dan tertinggal?

Lebih baik gagal dalam melakukan sesuatu.
Daripada tdk melakukan apa2 dalam hidup.

Kalo ada info
Langsung ENTER YA.
jangan ENTAR .

NgGak tau hasilnya kalo ENTAR. 😂

Source: 12:29 whatsapp: muhammad samson fajar: kamis 16 mei 2019

Dua Cara Mudah Memperbaiki Printer Canon MP287 Lampu Alarm Menyala

Kamis, 16 mei 2019

Printer merupakan alat yang tidak terpisahkan dari pekerjaan sehari-hari, penggunaan printer yang dilakukan setiap hari juga dapat terkendala oleh kerusakan, jika kamu pengguna printer Canon MP287, dan kamu mengalami masalah lampu alarm menyala itu adalah tanda bahwa printer sedang mengalami masalah.

Dua Cara Mudah Memperbaiki Printer Canon MP287 Lampu Alarm Menyala
Dua Cara Mudah Memperbaiki Printer Canon MP287 Lampu Alarm Menyala
Printer Canon MP287 memiliki kelengkapan untuk menunjang aktifitas pekerjaan kamu, Printer Canon MP287 ini memiliki alat scan dan dapat digunakan untuk melakukan fotocopi dokumen namun hanya sebatas dokumen A4, masalah yang sering terjadi pada Printer Canon MP287 adalah pada alat cetak, untuk alat scan dan fotocopi jarang terjadi kerusakan atau kendala, kendala yang fatal mungkin kerusakan hardwarenya.

Jika Printer Canon MP287 Lampu Alarmnya Menyala pasti ditandai dengan printer yang tidak dapat digunakan untuk melakukan cetak dokumen, namun jangan panik, ada dua cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi Printer Canon MP287 yang tidak dapat mencetak akibat dari lampu alarm yang menyala, cara yang pertama kita bisa melakukan reset printer dengan manual dan cara yang kedua menggunakan software untuk mengatasi masalah tersebut.

berikut ini akan saya jelaskan cara memperbaiki printer canon MP287 yang lampu alarm nya menyala, cara yang pertama ini sukup mudah, yaitu dengan cara manual tidak menggunakan bantuan suatu software atau aplikasi.

Memperbaiki Printer Canon MP287 Lampu Alarm Menyala secara manual.

1. Langkah Pertama matikan print dengan menekan tombol ON dan nyalakan kembali.

2. Selanjutnya buka penutup print dan lepaskan cartridge dan pasang kembali, perhatikan posisi dudukan cartridge, harus benar-benar pas.

3. Berikutnya jika lampu alarm masih menyala tekan dan tahan tombol Reset pada printer sampai lampu alarm mati.

4. Lampu alarm akan mati, kamu dapat kembali mencetak seperti biasa.

5. Jika lampu alarm masih menyala, perbaiki dengan langkah kedua, menggunakan software reseter.

Memperbaiki Printer Canon MP287 Lampu Alarm Menyala software reseter.
=================================

1. Langkah Pertama Matikan Tombol Power, kemudian Cabut Kabel Power

2. Selanjutnya Colokan kembali kabel power, tekan tombol Stop/Reset yang ada di printer, tahan 3. kemudia tekan tombol power,

3. Sambil menekan tombol power, kemudian tekan tombol Stop/Reset sebanyak 6 kali sampai selesai menekan tombol reset 6 kali.

4. Lepaskan tombol Power dan tombol Stop/Reset secara bersamaan

5. Selanjutnya Jalankan Service Tool MP287  download
https://drive.google.com/file/d/1rMugDENC74YoSeerFSomtBFFgiWB9cwN/view?usp=drivesdk

6. Pada Service Tool Tekan tombol Main, Selanjutnya klik kemudian OK

7. Selanjutnya klik tombol EEPROM Clear, kemudian klik OK

8. Terakhir klik tombol EEPROM, kemudian klik OK

9. Matikan dan hidupkan kembali printer.

10. Jika lampu Alarm dan lampu Color/Black Ink  pada printer masih berkedip tekan tombol Stop/Reset sampai lampu Alarm mati.

Sampai disini printer dapat digunakan kembali dengan normal, demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu, dan bermanfaat, jika kalian menyukai artikel ini jangan lupa share ke media sosial kalian, jika ada pertanyaan silahkan bertanya di kolom komentar di bawah ini.

Source:
https://www.cariinfo.net/2018/10/dua-cara-mudah-memperbaiki-printer.html?m=1

Selasa, 14 Mei 2019

Kika emoni

Link download keyboard kika emoji

https://drive.google.com/file/d/1paBAnOKXNyuCUc4iWmI-8Dd4NfjMYzne/view?usp=drivesdk

Bersahabat seperti Barang antik

Selasa, 14 mei 2019

Barang antik itu biasanya barang lama
Karena lama sering di abaikan

BArang antik itu biasanya dianggap membosankan ndak berguna, tapi kalau sudah lama tak ada, ia dicari, dikangeni, di hargai, seberapapun itu.

Walau ia antik tetap saja barang lama, rapuh, kusam, jadul.

Tapi barang lama yang antik itu tetap bermanfaat, suatu saat yang sangat lama, ia berguna dan dicari saat orang lain mulai tahu manfaat dari keantikannya

Itulah persahabatan, seperti barang antik, nanti akan ada momen anda menjadi barang antik karena sahabat anda punya barang baru

Anda mulai dilirik lagi kalau anda sudah antik, karena sudah lama tak jumpa, lama tak bincang, lama tak saling menopang

Jadi dalam persahabatan jadilah seperti barang antik, sampai anda berproses seperti barang antik. tetap bersikapkah baik, karena, anda bisa jadi sedikit akan di abaikan.

Barang antik punya sifat sabar walau waktu yang lama tak di anggap, dan ia tetap bersabar hingga ia dicari dan dilirik lagi.